Sukoharjo - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sukoharjo mengikuti sesi Presentasi dan Wawancara ajang Top Digital Awards 2019 yang diselenggarakan oleh Majalah It Works, Rabu (09/10) di Gedung WTC I, Jakarta.
Suyamto, S.T, M.Kom selaku Sekretaris Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Sukoharjo menjelaskan meski memiliki anggaran bidang TI yang terbatas namun banyak pencapaian positif yang telah diraih dan tak kalah dengan kota-kota besar lainnya.
Dari sekian banyak pencapaian Kabupaten Sukoharjo dalam hal pemanfaatan TI, diantaranya adalah diberlakukannya Tanda Tangan Elektronik dalam kaitannya dengan SPBE atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Suyamto menyampaikan tanda tangan memiliki konsekuensi dan pertanggungjawaban, sehingga diperlukan pemahaman yang sama mengenai Tanda Tangan Elektronik (TTE) ini, bagaimana yang sah dan diakui serta keamanan dari TTE tersebut seperti apa.
“Untuk mewujudkan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Sukoharjo telah menyiapkan sarana prasarana pendukung terkait dengan penerapan tanda tangan elektronik,” jelas Suyamto.
Ada juga Pidekso atau Pangkalan Informasi Desa Kabupaten Sukoharjo. Pidekso adalah layanan masyarakat desa berbasis website dan android. Dalam laman Pidekso, masyarakat bisa mengurus keperluan administrasi seperti surat keterangan dengan login menggunakan NIK terlebih dahulu di Layanan SKUTER atau Surat Keterangan Desa/Kelurahan Terpadu Kabupaten Sukoharjo.
Atas berbagai terobosannya itu, Kabupaten Sukoharjo juga telah meraih penghargaan rencana induk pembangunan berbasis Smart City Indonesia dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada bulan Desember 2018 lalu.
Setelah menyimak penjelasan yang disampaikan, dewan juri pun memberikan apresiasi. “Pemaparan Diskominfo Kabupaten Sukoharjo komprehensif,” tutur Garuda Sugardo dari Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (WANTIKNAS).
Penulis: Miroji